Selasa, 11 Desember 2018

Hak Tak Diberikan, Karyawan PTPN Demo

Sepertinya mereka sudah sadar dan mulai meradang"
Buat apa buat PKB yang isinya muluk-muluk kalau gak bisa dipenuhi....?
==========================
Solo, Gatra.com- Karyawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) melakukan aksi menuntut haknya yang tak dipenuhi di tahun 2018. Sejak pagi, karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IX ini sudah berkumpul untuk menyampaikan aspirasinya.
Perwakilan karyawan yang ada di bawah naungan pabrik gula (PG) PTPN IX itu berkumpul di kantor PTPN IX di jalan Ronggowarsito nomor 164, Timuran Banjarsari, Solo.
Ada tujuh poin tuntutan yang disampaikan, diantaranya meminta PTPN III untuk mengkaji kembali kebijakan regrouping. Selain itu karyawan meminta agar PTPN IX mematuhi isi perjanjian kerja bersama (PKB) yang dibuat dua tahun sekali.
Yakni uang pakaian dinas pada Januari 2018, uang cuti tahunan 2018, uang pakaian dinas bulan Juni 2018, uang cuti panjang yang biasanya jatuh di bulan Januari dan Juni.
Serta uang penghargaan pada karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun serta rapel gaji yang setara dengan upah minimum regional (UMR) di masing-masing daerah.
"Hak kami selain gaji pokok sejak tahun 2018 belum diberikan. Ini menyalahi PKB yang dibuat dua tahun sekali. Apalagi saat apresiasi pada karyawan yang mengabdi 25 tahun, seremonialnya sudah namun uang penghargaannya belum," ujar Korlap aksi Kuwat Riadin dari PG Rendeng Kudus saat ditemui di sela aksi Kamis pagi (6/12).
Maka dari itu dalam kesempatan aksi tersebut, SPBun PTPN IX ingin menyampaikan uneg-uneg. Harapannya hak tahun ini diberikan di akhir masa 2018. Supaya pada 2019 mendatang perusahaan juga tidak terbebani kewajiban di tahun sebelumnya.
"Mudah-mudahan tuntutan kami ini direspon positif dan hak kami tidak dikebiri," ujarnya.
Dalam unjuk rasa ini ada gabungan dari delapan PG, diantaranya PG Jati Barang Brebes, PG Sumber Raharjo Pemalang, PG Sragi Pekalongan, PG Pangkah Tegal, PG Rendeng Kudus, PG Gondang Baru Klaten, PG Mojo Sragen, dan PG Tasik Madu Karanganyar, serta karyawan direksi.
"Kami hanya membawa sebanyak 300-an perwakilan karyawan. Sebab kami berkomitmen tetap memenuhi kewajiban supaya perusahaan tetap berjalan," imbuhnya.
Sementara itu perwakilan unjuk rasa diterima oleh Direktur Komersial PTPN IX Rudi Harjito. Pihaknya menghimbau agar karyawan bisa tetap bersabar dan turut mencari solusi bersama.
Dirinya berjanji poin-poin tuntutan akan disampaikan ke perusahaan. Mengingat kondisi pergolakan nasional juga perlu ditata.
"Saya rasa kita semua punya keinginan bersama PTPN bisa berjaya kembali. Kita semua tidak akan ragu untuk membawa PTPN berjaya kembali. Maka dari itu kita harus mempunyai semangat yang sama untuk memajukan PTPN," ujarnya saat menemui perwakilan SPBun PTPN IX.
Rudi juga menyampaikan bahwa saat ini tengah melakukan pendataan pada aset-aset milik PTPN yang dapat dioptimalkan pemanfaatannya. Hal ini merupakan komitmen konstruktif dari perusahaan untuk mengembangkan kembali PTPN.
Reporter: Rahma N
Editor: Birny Bi

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons